Mahasiswa UIN Bengkulu Lolos Youth Exchange ke Singapura–Malaysia, Ini Perjalanannya

Pendidikan7 Dilihat

BENGKULU – Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu kembali menorehkan prestasi di level internasional. Kali ini, Anshor El Sunnah Nursalim Harun berhasil terpilih sebagai delegasi dalam program International Youth Exchange Singapore and Malaysia Batch 2 Tahun 2026.

Anshor yang berasal dari Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah itu harus melewati serangkaian seleksi ketat sebelum dinyatakan lolos. Mulai dari Tes Wawasan Kebangsaan, psychological test, focus group discussion (FGD), hingga wawancara akhir.

Tak hanya itu, penilaian juga mencakup keaktifan di media sosial serta kelengkapan administrasi. Dari seluruh tahapan tersebut, Anshor berhasil mengantongi nilai akhir 87,7.

Program International Youth Exchange sendiri merupakan ajang pengembangan pemuda lintas negara. Peserta tidak hanya diajak memperluas wawasan global, tetapi juga mengasah kemampuan kepemimpinan dan membangun jejaring internasional.

Wakil Dekan III Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, Dr. Wira Hadi Kusuma, M.Si., mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UIN Bengkulu mampu bersaing di tingkat global.

“Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami. Kami berharap Anshor bisa membawa nilai-nilai keislaman, moderasi, dan intelektualitas saat mengikuti forum internasional,” ujar Wira.

Ia juga berharap pengalaman ini bisa menjadi pemicu bagi mahasiswa lain untuk berani mencoba peluang serupa.

Keikutsertaan Anshor dalam program ini diharapkan dapat memperluas jejaring akademik sekaligus mengenalkan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu di kancah internasional.

Sebagai informasi, penetapan peserta program ini tertuang dalam Surat Keputusan Founder International Youth Exchange Nomor 02.131/IYESM/2/V/2026 yang ditetapkan di Denpasar, Bali, pada 11 Mei 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *